Andri Prayitno
Dari BysaPedia, ensiklopedia rekan Yarabisa
Andri Prayitno, 2026
| |
| Kebangsaan | Indonesia |
|---|---|
| Domisili | Daerah Istimewa Yogyakarta |
| Almamater |
|
| Pekerjaan | Kepala madrasah, pengajar, penulis |
| Jabatan | Kepala MI Nurrohmah Bina Insani, Bantul |
| Jabatan sebelumnya | Kepala MTs Muna Falih, Sleman Kepala MTs Daarul 'Ulum Sinar Melati, Sleman |
| Dikenal atas | Kepemimpinan madrasah; kajian filsafat pendidikan Syed Muhammad Naquib al-Attas; program lintas iman SAHABAT |
| Rekam jejak | |
| Buku | Masjid: Episentrum Pengembangan IPTEK dalam Peradaban Islam (2026, rekan penulis); Filsafat Pendidikan Al-Attas (2024, rekan penulis); Kepemimpinan Transformatif (segera terbit) |
| Penghargaan | Juara I Anugerah GTK Madrasah DIY 2026, kategori Kepala Madrasah dan Tenaga Kependidikan Lintas Iman |
| Situs web | Profil Andri Prayitno |
Andri Prayitno, S.Fil., M.Phil., M.Pd. adalah pendidik dan kepala madrasah Indonesia. Ia kini memimpin MI Nurrohmah Bina Insani di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, setelah sebelumnya memimpin MTs Muna Falih di Kabupaten Sleman. Ia juga mengajar Pancasila di Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW).[1] Latar akademiknya adalah filsafat, dengan kekhususan pada filsafat pendidikan Syed Muhammad Naquib al-Attas, yang menjadi topik tesis magisternya di Universitas Gadjah Mada.[2]
Pada 2026 ia meraih Juara I Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah tingkat Provinsi DIY untuk kategori Kepala Madrasah dan Tenaga Kependidikan Lintas Iman, dan menjadi wakil DIY di tingkat nasional.[1] Ia juga salah satu penulis buku Masjid: Episentrum Pengembangan IPTEK dalam Peradaban Islam (2026) bersama Yarabisa Yanuar.[3]
Pendidikan
Prayitno menempuh studi Filsafat di Universitas Gadjah Mada dan lulus sarjana pada 2015. Semasa kuliah ia aktif di Jama'ah Shalahuddin, unit kegiatan kerohanian Islam UGM, serta lembaga dakwah fakultas.[butuh rujukan]
Ia kembali ke UGM untuk program Magister Filsafat dan lulus pada 2022. Tesisnya berjudul Implikasi Filsafat Pendidikan Syed Muhammad Naquib Al-Attas terhadap Kurikulum Pendidikan Madrasah Tsanawiyah Daarul 'Ulum 2 Sinar Melati Sleman, di bawah bimbingan Dr. Arqom Kuswanjono.[2] Ia juga meraih gelar Magister Pendidikan Agama Islam dari Universitas Ahmad Dahlan.[1]
Karier
Pengabdian di Kaur
Setelah lulus sarjana, Prayitno mengajar selama sekitar tiga tahun di Kabupaten Kaur, Bengkulu, wilayah yang tergolong daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Di sana ia ikut merintis layanan pendidikan bagi anak-anak yang sebelumnya jauh dari sekolah formal.[butuh rujukan]
Kepala madrasah
Sejak 2020 Prayitno menjabat kepala madrasah. Ia memimpin MTs Daarul 'Ulum Sinar Melati di Sleman, madrasah yang juga menjadi kasus dalam tesis magisternya, lalu MTs Muna Falih di Sleman. Kini ia menjabat kepala MI Nurrohmah Bina Insani di Bantul. Madrasah yang ia pimpin memperoleh akreditasi unggul.[butuh rujukan] Menurut profil resminya, siswa MTs Muna Falih mengumpulkan lebih dari seratus piala dari berbagai kompetisi selama masa kepemimpinannya.[1] Ia aktif di Forum Komunikasi Kepala Madrasah Tsanawiyah Swasta (FKKMTS) Sleman, yang memberinya penghargaan kepemimpinan pada 2023 dan 2025.
Ia menggagas SAHABAT (Satu Hati Bangun Toleransi), program perjumpaan lintas iman antara siswa madrasah dan pelajar dari latar agama lain.[1]
Pengajaran di perguruan tinggi
Selain memimpin madrasah, Prayitno mengajar mata kuliah Pancasila di Universitas Kristen Duta Wacana dan menjadi tutor di Universitas Terbuka. Ia kerap diundang sebagai narasumber tentang Pancasila dan pendidikan karakter.[1]
Pemikiran
Kajian Prayitno berangkat dari konsep adab dan ta'dib dalam pemikiran al-Attas, yang menempatkan ilmu dalam tatanan nilai dan memandang pendidikan sebagai pembentukan manusia beradab. Ia menerapkan kerangka ini pada kurikulum dan kepemimpinan madrasah. Belakangan perhatiannya meluas ke pertanyaan tentang bagaimana kepala madrasah mengarahkan pemanfaatan teknologi baru, termasuk kecerdasan artifisial, tanpa kehilangan arah nilai.[butuh rujukan]
Karya tulis
Buku
- Kepemimpinan Transformatif: Strategi Membangun Madrasah Unggul. Penerbit Adab / CV Adanu Abimata. Penulis tunggal; dalam proses ISBN.
- Yanuar, Y., Arif, A., Prayitno, A., & Maulana, Y. Masjid: Episentrum Pengembangan IPTEK dalam Peradaban Islam. Penerbit Adab, 2026.[3]
- Filsafat Pendidikan Al-Attas. 2024. Rekan penulis.[1]
Antologi
- Nilai di Zaman Serbabebas.
- Di Langit Gaza.
Artikel dan karya ilmiah
- Prayitno, A. (2022). Implikasi Filsafat Pendidikan Syed Muhammad Naquib Al-Attas terhadap Kurikulum Pendidikan Madrasah Tsanawiyah Daarul 'Ulum 2 Sinar Melati Sleman. Tesis Magister Filsafat, Universitas Gadjah Mada.[2]
- Artikel ilmiah tentang kepemimpinan transformasional kepala madrasah (2025).[1]
Penghargaan
| Tahun | Penghargaan | Penyelenggara |
|---|---|---|
| 2026 | Juara I, Anugerah GTK Madrasah tingkat Provinsi, kategori Kepala Madrasah dan Tenaga Kependidikan Lintas Iman; wakil DIY ke tingkat nasional | Kementerian Agama, Kanwil DIY |
| 2026 | Juara I, Anugerah GTK Madrasah tingkat kabupaten | Kementerian Agama Kabupaten Sleman |
| 2025 | The Best Leadership | FKKMTS Sleman |
| 2024 | Juara 2, Kepala Madrasah Berprestasi | Kementerian Agama Kabupaten Sleman |
| 2023 | The Most Inspirational Headmaster | FKKMTS Sleman |
Lihat pula
- Yarabisa Yanuar, rekan penulis buku Masjid
- Syed Muhammad Naquib al-Attas
- Madrasah ibtidaiyah dan madrasah tsanawiyah
- Moderasi beragama
Referensi
- "Andri Prayitno, Kepala MTs Muna Falih Sleman". Situs profil. Diakses 28 Oktober 2026.
- Prayitno, A. (2022). Tesis Magister Filsafat. Repositori ETD Universitas Gadjah Mada.
- "Masjid: Episentrum Pengembangan IPTEK dalam Peradaban Islam". Adab Store. ISBN 978-634-276-677-4.
Halaman ini terakhir diubah pada 28 Oktober 2026. BysaPedia adalah ensiklopedia pribadi berisi profil Yarabisa Yanuar dan rekan-rekannya. Artikel ini disusun dari situs profil resmi Andri Prayitno, repositori UGM, dan data yang diberikan Andri. BysaPedia bukan bagian dari ensiklopedia publik mana pun.